Selasa, 17 Maret 2015
Kamis, 12 Maret 2015
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVIS KURIKULUM 2014
RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJARAN
(RPP)

A.
Kompetensi Inti
1.
Menerima, menghargai,
dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
2.
Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya
diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, tetangga, dan guru.
3.
Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat,
membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk
ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah,
sekolah, dan tempat bermain.
4.
Menyajikan pengetahuan factual
dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis
dalam gerakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.
B.
Kompetensi Dasar
IPA
1.1
Bertambahlah
keimanannya dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam dan
jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya, serta mewujudkannya
dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya.
2.1
Menunjukkan
perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; obyektif; jujur; teliti; cermat;
tekun; hati–hati; bertanggung jawab; terbuka; dan peduli lingkungan) dalam
aktivitas sehari–hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan inkuiri
ilmiah dan berdiskusi.
3.5
Mengenal
rangkaian listrik sederhana dan sifat magnet serta penerapannya dalam kehidupan
sehari–hari
4.5
Membuat
elektromagnet sederhana dan menggunakannya untuk mendeteksi benda–benda yang
ditarik oleh magnet
Indikator
3.5.6
Menyebutkan
ciri–ciri magnet (kognitif)
4.5.1
Mengumpulkan informasi
mengenai cara membuat elektromagnet sederhana (psikomotorik)
Bahasa Indonesia
1.2 Meresapi anugerah Tuhan Yang
Maha Esa atas keberadaan proses kehidupan bangsa dan lingkungan alam
2.5 Memiiki rasa percaya diri dan
cinta tanah air tentang nilai–nilai
perkembangan kerajaan Islam melalui pemanfaatan bahasa Indonesia
3.5 Menggali informasi dari teks cerita narasi sejarah tentang nilai
sejarah tentang nilai–nilai perkembangan kerajaan Islam di Indonesia dengan
bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih
dan memilah kosakata baku
4.5 Mengolah
dan menyajikan teks cerita narasi sejarah tentang nilai–nilai perkembangan
kerajaan Islam di Indonesia secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan
tulis dengan memilih dan memilah kosakara baku
Indikator
3.5.1 Menyimak
teks cerita narasi sejarah tentang nilai–nilai perkembangan kerajaan Islam (kognitif)
4.5.1 Membaca cepat teks narasi
sejarah tentang nilai–nilai perkembangan kerajaan Islam di Indonesia (psikomotorik)
Matematika
1.2 Menghargai
nilai–nilai ajaran agama yang dianutnya
2.1 Menunjukkan
sikap kritis, cermat dan teliti, jujur, tertib, dan mengikuti aturan peduli,
disiplin waktu, tidak mudah menyerah serta bertanggung jawab dalam mengerjakan
tugas
3.7 Memilih
prosedur pemecahan masalah dengan menganalisis hubungan antar simbol, informasi
yang relevan, dan mengamati pola
4.9 Mengukur
besar sudut menggunakan busur derajat dan mengidentifikasi jenis sudutnya
Indikator
3.7.1 Menjelaskan prosedur yang
tepat dalam mengidentifikasi sudut (psikomotorik)
3.7.2
Menunjukkan prosedur membandingkan sudut (psikomotorik)
4.9.1
Mengidentifikasi jenis sudut (kognitif)
4.9.2
Membandingkan besar sudut (kognitif)
C.
Tujuan Pembelajaran
1. Dengan membaca, siswa mampu menyebutkan ciri–ciri
benda yang bersifat magnetis dan tidak magnetis dengan rasa ingin tahu
2. Dengan berdiskusi, siswa mampu mengumpulkan
informasi mengenai cara membuat elektromagnet sederhana dengan tekun
3. Dengan membaca teks bacaan, siswa menyimak cerita
narasi tentang nilai-nilai perkembangan kerajaan Islam Indonesia dengan teliti
4. Dengan membaca teks bacaan, siswa berlatih membaca
cepat teks narasi sejarah tentang nilai–nilai perkembangan kerajaan Islam di
Indonesia dengan percaya diri
5. Dengan mengamati, siswa mampu mengidentifikasi
jenis sudut dengan cermat.
6.
Dengan
menggunakan model sudut, siswa mengetahui prosedur membandingkan sudut
D.
Materi
1.
Magnet
2.
Kerajaan
Islam
3.
Jenis–jenis
sudut
E.
Pendekatan dan Metode
Pendekatan : Konstruktivis
Metode : Cooperative learning
Keterangan tahapan pada
pendekatan konstruktivis:
Tahap 1 : Tahap Apersepsi
Tahap 2 : Tahap Eksplorasi
Tahap 3 : Tahap Diskusi dan Penjelasan Konsep
Tahap 4 : Tahap Pengembangan dan Aplikasi Konsep
F.
Media, Alat dan Sumber Pembelajaran
1.
Media :
·
Magnet
·
Teks bacaan
“Masjid Agung Demak”
·
Segitiga
·
Busur derajat
2.
Sumber belajar :
·
Maryanto,
Karitas, D., Kusumawati, H., Susilawati, F., dan Subekti, A. 2013. Buku Tematik kelas V, Indonesia. Kemendikbud. Tema 7 Sejarah Peradaban Manusia Tematik
Terpadu Kurikulum 2013 untuk SD dan MI Kelas V. Jakarta: Kementrian
Pendidikan dan Kebudayaan
· Sumanto., Kusumawati, H., dan Aksin,
N. 2008. Gemar Matematika 5 untuk SD/ MI
Kelas V. Jakarta: PT intan Pariwara
· Sunaryo, R. J.
2008. MATEMATIKA 5 Untuk SD/MI Kelas 5.
Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
3.
Alat :
· NHT
·
Nama Kelompok
G.
Kegiatan Pembelajaran
|
Tahap Konstruktivis
|
Aktivitas
|
Karakter Siswa
|
|||
|
Guru
|
Siswa
|
||||
|
Pendahuluan (±10 menit)
|
|||||
|
|
·
Mengucapkan salam serta meminta siswa berdoa sebelum memulai pembelajaran
|
·
Menjawab salam dan berdoa bersama
|
·
Siswa dilatih untuk menjadi pendengar yang baik
|
||
|
|
·
Melakukan apersepsi, yaitu mengingatkan kembali tentang materi sebelumnya
dengan tanya jawab mengenai agama terbesar di Indonesia
|
·
Siswa menjawab pertanyaan dari guru dengan mengingat materi sebelumnya
|
·
Siswa mampu menjadi pendengar yang baik dan mampu mengemukakan
pendapatnya
|
||
|
|
·
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa untuk aktif dalam
kegiatan pembelajaran
|
·
Memperhatikan penjelasan guru mengenai tujuan yang diharapkan
|
·
Siswa dilatih untuk menjadi pendengar yang baik
|
||
|
|
·
Membimbing siswa membentuk kelompok yang terdiri dari 5 siswa
|
·
Berkumpul dengan teman kelompoknya
|
·
Siswa dilatih untuk bekerja sama dengan baik
|
||
|
|
·
Membagikan buku siswa dan LKS 1 serta menunjukkan media pembelajaran
berupa jenis-jenis segitiga
|
·
Menerima Buku siswa dan LKS 1 dan mengikuti petunjuk dari guru
|
·
Siswa dilatih tekun, disiplin, teliti dalam mengerjakan LKS 1 sesuai
petunjuk guru
|
||
|
Kegiatan Inti (±190 menit)
|
|||||
|
Tahap I : Apersepsi
|
·
Memberikan beberapa pertanyaan mengenai agama terbesar di Indonesia untuk
mengetahui pengetahuan siswa sebelumnya
|
·
Mendengarkan dan menjawab pertanyaan yang diajukan guru
|
·
Siswa dilatih menjadi pendengar yang berani mengemukakan pendapat
|
||
|
|
·
Meminta siswa untuk membaca teks bacaan berjudul Masjid Agung Demak
|
·
Membaca teks bacaan dengan teliti
|
·
Siswa dilatih untuk teliti dalam membaca
|
||
|
|
·
Memberikan bimbingan dengan memberikan pertanyaan–pertanyaan mengenai
Masjid Agung Demak
|
·
Menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru tentang Masjid Agung Demak
|
·
Siswa dilatih percaya diri dalam mengungkapkan pendapat
|
||
|
|
·
Meminta siswa membaca percakapan antara Nabila dan ayahnya
|
·
Siswa membaca teks bacaan percakapan antara Nabila dan Ayahnya
|
·
Siswa dilatih untuk teliti dalam menyimak bacaan percakapan antara Nabila
dan Ayahnya
|
||
|
|
·
Meminta siswa menggali informasi tentang magnet
|
·
Membaca bacaan dan menggali informasi dari bacaan mengenai magnet
|
·
Siswa dilatih bertanggung jawab dalam menggali informasi di teks bacaan
|
||
|
|
·
Menjelaskan mengenai berbagai macam magnet dan meminta siswa untuk
mengidentifikasi kutub utara dan selatan
|
·
Mendengarkan dengan baik dan mencari tahu kutub utara dan selatan
|
·
Siswa dilatih untuk menjadi pendengar yang baik
|
||
|
|
·
Membantu siswa untuk mendapatkan
pemahaman lebih dengan memberikan penjelasan
|
·
Siswa mencatat penjelasan yang diberikan guru
|
·
Siswa dilatih bertanggung jawab saat mencatat penjelasan
|
||
|
Tahap 2 : Eksplorasi
|
·
Meminta siswa mengumpulkan pengetahuannya mengenai bangun di gambar
Masjid Agung Demak
|
·
Menyampaikan pengetahuannya tentang gambar Masjid Agung Demak
|
·
Siswa dilatih mengemukakan pendapatnya dengan percaya diri
|
||
|
Tahap 3 : Diskusi dan Penjelasan Konsep
|
·
Menjelaskan mengenai sifat–sifat segitiga
|
·
Mencermati sifat–sifat segitiga berdasarkan penjelasan guru
|
·
Siswa menjadi pendengar yang baik
|
||
|
Tahap 4: Pengembangan dan aplikasi konsep
|
·
Memberikan latihan mandiri kepada siswa (pada buku siswa “hadapi
tantangan”)
|
·
Mengerjakan soal di dalam buku siswa secara mandiri
|
·
Diharapkan siswa memiliki sifat jujur dan teliti dalam mengerjakan soal
mandiri tersebut
|
||
|
Tahap 2 : Eksplorasi
|
·
Meminta siswa untuk mengerjakan Lembar Kerja Siswa 1 bersama kelompoknya
untuk mengenal sudut dengan media pensil dan senter
|
·
Bersama kelompok mengerjakan Lembar Kerja Siswa untuk menngkonstruk pengetahuan
tentang sudut
|
·
Siswa berlatih bertanggung jawab dan dapat bekerja sama dengan teman
kelompok
|
||
|
Tahap 3:
Diskusi dan penjelasan konsep
|
·
Mengamati siswa dalam berdiskusi serta membimbing siswa pada kelompok
yang merasa kesulitan dalam mengerjakan LKS
|
·
Melaksanakan diskusi kelompok dan bertanya kepada guru jika ada yang
kurang dimengerti
|
·
Siswa dilatih untuk aktif bertanya dan berpendapat
|
||
|
|
·
Membimbing siswa untuk membandingkan sudut dengan langkah yang sudah
dipelajari
|
·
Membandingkan sudut berdasarkan langkah yang telah dipelajari
|
·
Siswa dilatih teliti dalam mengerjakan soal
|
||
|
Tahap 4: pengembangan dan aplikasi konsep
|
·
Meminta siswa untuk mengerjakan latihan soal pada buku siswa
|
·
Mengerjakan latihan soal membandingkan yang ada pada buku siswa
|
·
Dilatih untuk jujur dalam mengerjakan latihan soal mandiri
|
||
|
Tahap 1 : Apersepsi
|
·
Mengajak siswa mengingat macam-macam sudut
|
·
Mengingat materi macam–macam sudut yang pernah dipelajari
|
·
Siswa mampu menyampaikan pengetahuan mengenai macam–macam sudut
|
||
|
Tahap 2 : Eksplorasi
|
·
Meminta siswa mengerjakan Lembar Kerja Siswa kegiatan 2 dan 3
|
·
Mengerjakan Lembar Kerja Kelompok kegiatan 2 bersama kelompok
|
·
Siswa dilatih bekerja sama dalam kelompok
|
||
|
|
·
Membimbing siswa berdiskusi mengerjakan LKS kegiatan 2 dan 3
|
·
Melaksanakan diskusi kelompok dan bertanya kepada guru jika ada yang
tidak dimengerti
|
·
Siswa dilatih untuk aktif bertanya dan berpendapat
|
||
|
Tahap 3: Diskusi dan penjelasan konsep
|
·
Meminta beberapa kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok
|
·
Beberapa kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok
|
·
Siswa dilatih bertanggung jawab dalam mengerjakan LKK
|
||
|
Tahap 4 : Pengembangan dan aplikasi konsep
|
·
Memberikan penguatan kepada siswa tentang materi yang diperoleh hari ini
dengan meminta siswa mengerjakan cek kemampuan pada buku siswa secara mandiri
|
·
Mengerjakan cek kemampuan yang ada pada buku siswa
|
·
Siswa dilatih jujur saat mengerjakan cek kemampuan
|
||
|
Penutup (±10 menit)
|
|||||
|
Refleksi
|
·
Bersama siswa membuat kesimpulan hasil belajar dalam sehari
|
·
Siswa menyampaikan pendapat materi yang diperoleh hari ini
|
·
Melatih siswa percaya diri dalam mengungkapkan pendapat
|
||
|
|
·
Memberikan penghargaan kepada siswa atau kelompok yang mengikuti
pelajaran dengan baik
|
·
Memberikan tepuk tangan kepada siswa yang mendapat penghargaan
|
·
Melatih siswa berlapang dada
|
||
|
|
·
Salam penutup dan do’a
|
·
Menjawab salam dan berdoa bersama
|
·
Siswa dilatih untuk menjadi pendengar yang baik dan bertanggung jawab
|
||
H.
Penilaian Hasil Belajar
1.
Kognitif
·
Teknik : Tes
· Bentuk :
Tes tertulis
·
Instrumen : Lembar Kerja Kelompok dan Lembar Kerja Individu
2.
Afektif
· Teknik :
Non-tes
· Bentuk :
Observasi
·
Instrumen : Lembar Pengamatan Berkarakter
3.
Psikomotorik
· Teknik :
Non-tes
· Bentuk :
Observasi
·
Instrumen : Lembar Pengamatan Psikomotorik
I.
Lampiran
1.
Lembar Penilaian
Berkarrakter dan Keterampilan Sosial
2.
Lembar
Penilaian Psikomotorik
3.
Materi
Jember, 2015
Peneliti,
Renata Dessy
P.P.
NIM.
110210204109
Lampiran 1
Lembar Penilaian Berkarakter dan Keterampilan Sosial
|
No
|
Nama Siswa
|
Aspek yang dinilai (n)
|
Total nilai
|
|||
|
Cermat
|
Disiplin
|
Percaya diri
|
Rasa ingin tahu
|
|||
|
1.
|
Bagas Adi Saputra
|
|
|
|
|
|
|
2.
|
Abel febriansyah M.
|
|
|
|
|
|
|
3.
|
Elista Trie
|
|
|
|
|
|
|
4.
|
Elinda Sintia Tri H.
|
|
|
|
|
|
|
5.
|
M. Solihin
|
|
|
|
|
|
|
6.
|
Nabila Maharani
|
|
|
|
|
|
|
7.
|
Abelia Dwi R.
|
|
|
|
|
|
|
8.
|
Afrisca Dharma P.
|
|
|
|
|
|
|
9.
|
Amalia Abdillah
|
|
|
|
|
|
|
10.
|
Bierhof Jesan M.
|
|
|
|
|
|
|
11.
|
Citra Karisma F.
|
|
|
|
|
|
|
12.
|
Dinnaria Helfiana
|
|
|
|
|
|
|
13.
|
Febriartita Budi K.
|
|
|
|
|
|
|
14.
|
Galuh Anugrah P.
|
|
|
|
|
|
|
15.
|
Gusti Wiranata
|
|
|
|
|
|
|
16.
|
Marcha Dwi P.
|
|
|
|
|
|
|
17.
|
Muhammad Adra R.
|
|
|
|
|
|
|
18.
|
Moch. Yasin Bagus
|
|
|
|
|
|
|
19.
|
Moch. Reihan P.
|
|
|
|
|
|
|
20.
|
Mawardini
|
|
|
|
|
|
|
21.
|
Nadia Putri Nur P.
|
|
|
|
|
|
|
22.
|
Pandu Wira Yudha
|
|
|
|
|
|
|
23.
|
Amelia Agustin
|
|
|
|
|
|
|
24.
|
Odi Maulana
|
|
|
|
|
|
|
25.
|
Diah Ayu Fatimah
|
|
|
|
|
|
|
26.
|
M. Faris Fadilah
|
|
|
|
|
|
|
27.
|
Avinas Justin H.
|
|
|
|
|
|
|
28.
|
Faldi Dharma
|
|
|
|
|
|
|
29.
|
M. Rafi
|
|
|
|
|
|
|
30.
|
Lona Trista Selinda
|
|
|
|
|
|
|
31.
|
M. Habibi Cahya S.
|
|
|
|
|
|
|
32.
|
M. Rafi Rangga Y.
|
|
|
|
|
|
|
33.
|
M. Kaka Gabriel I
|
|
|
|
|
|
|
34.
|
Niken Aprilia
|
|
|
|
|
|
Kriteria Penilaian Proses
1.
Kecermatan
|
Kriteria
|
Skor
|
|
Siswa sangat cermat (menyelesaikan 4 soal yang diberikan guru)
|
5
|
|
Siswa cermat
(menyelesaikan 3 soal yang diberikan guru)
|
4
|
|
Siswa cukup cermat
(menyelesaikan 2 soal yang diberikan guru)
|
3
|
|
Siswa kurang cermat
(menyelesaikan 1 soal yang diberikan guru)
|
2
|
|
Siswa tidak cermat
(tidak menyelesaikan 4 soal yang diberikan guru)
|
1
|
2.
Kedisiplinan
|
Kriteria
|
Skor
|
|
Siswa sangat disiplin (mengerjakan 4 soal yang diberikan guru)
|
5
|
|
Siswa disiplin
(mengerjakan 3 soal yang diberikan guru)
|
4
|
|
Siswa cukup disiplin
(mengerjakan 3 soal yang diberikan guru)
|
3
|
|
Siswa tidak disiplin
(mengerjakan 2 soal yang diberikan guru)
|
2
|
|
Siswa tidak disiplin (tidak
mengerjakan 4 soal yang diberikan guru)
|
1
|
3.
Kepercayaan
diri
|
Kriteria
|
Skor
|
|
Siswa mampu mengemukakan pendapat dengan sangat percaya diri ketika
diberi kesempatan guru untuk berpendapat atau bertanya lebih dari 5 kali
|
5
|
|
Siswa mampu
mengemukakan pendapat dengan percaya diri ketika diberi kesempatan guru untuk
berpendapat atau bertanya sebanyak 4 kali
|
4
|
|
Siswa mampu
mengemukakan pendapat dengan cukup percaya diri ketika diberi kesempatan guru
untuk berpendapat atau bertanya sebanyak 3 kali
|
3
|
|
Siswa mampu
mengemukakan pendapat dengan kurang
percaya diri ketika diberi kesempatan guru untuk berpendapat atau
bertanya sebanyak 2 kali
|
2
|
|
Siswa tidak mampu
mengemukakan pendapat dengan percaya
diri ketika diberi kesempatan guru untuk berpendapat atau bertanya
|
1
|
4.
Keingintahuan
|
Kriteria
|
Skor
|
|
Siswa memiliki rasa ingin tahu yang sangat baik dengan bertanya lebih
dari 5 kali
|
5
|
|
Siswa memiliki rasa
ingin tahu yang baik dengan bertanya sebanyak 4 kali
|
4
|
|
Siswa memiliki rasa
ingin tahu yang cukup baik dengan bertanya sebanyak 3 kali
|
3
|
|
Siswa memiliki rasa
ingin tahu yang kurang baik dengan bertanya sebanyak 1 kali
|
2
|
|
Siswa tidak memiliki
rasa ingin tahu yang baik dengan tidak bertanya
|
1
|
Nilai =
Keterangan :
n1 = nilai
aspek ke – 1
n2 = nilai
aspek ke – 2
n3 = nilai
aspek ke – 3
n4 = nilai
aspek ke – 4
Lampiran 2
Lembar Penilaian Psikomotorik
|
No
|
Nama Siswa
|
Aspek yang dinilai
|
|||||||||
|
A
|
B
|
||||||||||
|
5
|
4
|
3
|
2
|
1
|
5
|
4
|
3
|
2
|
1
|
||
|
1.
|
Bagas Adi Saputra
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2.
|
Abel febriansyah M.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3.
|
Elista Trie
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4.
|
Elinda sintia tri H
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
5.
|
M. Solihin
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
6.
|
Nabila Maharani
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
7.
|
Abelia Dwi R.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
8.
|
Afrisca Dharma P.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
9.
|
Amalia Abdillah
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
10.
|
Bierhof Jesan M.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
11.
|
Citra Karisma F.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
12.
|
Dinnaria Helfiana
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
13.
|
Febriartita Budi K.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
14.
|
Galuh Anugrah P.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
15.
|
Gusti Wiranata
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
16.
|
Marcha Dwi P.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
17.
|
Muhammad Adra R.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
18.
|
Moch. Yasin Bagus
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
19.
|
Moch. Reihan P.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
20.
|
Mawardini
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
21.
|
Nadia Putri Nur P.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
22.
|
Pandu Wira Yudha
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
23.
|
Amelia Agustin
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
24.
|
Odi Maulana
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
25.
|
Diah Ayu Fatimah
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
26.
|
M. Faris Fadilah
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
27.
|
Avinas Justin H.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
28.
|
Faldi Dharma
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
29.
|
M. Rafi
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
30.
|
Lona Trista Selinda
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
31.
|
M. Habibi Cahya S.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
32.
|
M. Rafi Rangga Y.
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
33.
|
M. Kaka Gabriel I
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
34.
|
Niken Aprilia
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Rubrik penilaian psikomotorik
A.
Mampu
menentukan macam-macam sudut sesuai langkah yang ditentukan
|
Kriteria
|
Skor
|
|
Siswa sangat tepat, tertib, dan mengikuti prosedur dalam melakukan
percobaan pembuktian 3 sudut
|
5
|
|
Siswa tepat, tertib,
namun kurang mengikuti prosedur dalam melakukan percobaan pembuktian 3 sudut
|
4
|
|
Siswa cukup tepat,
cukup tertib, namun kurang mengikuti prosedur dalam melakukan percobaan
pembuktian 3 sudut
|
3
|
|
Siswa kurang tepat,
kurang tertib, tidak mengikuti prosedur dalam melakukan percobaan pembuktian
3 sudut
|
2
|
|
Siswa tidak tepat,
tidak tertib, dan tidak mengikuti prosedur dalam melakukan percobaan
pembuktian 3 sudut
|
1
|
B.
Menemukan
benda–benda di sekitar yang memiliki sudut dan membandingkannya
|
Kriteria
|
Skor
|
|
Siswa sangat tepat dalam menyebutkan benda–benda di sekitar dengan
menyebutkan lebih dari 5 benda dan sangat tepat dalam membandingkan ke 5
benda dengan sudut siku-siku
|
5
|
|
Siswa tepat dalam
menyebutkan benda–benda di sekitar dengan menyebutkan 4 benda dan tepat dalam
membandingkan ke 4 benda dengan sudut siku-siku
|
4
|
|
Siswa cukup tepat dalam
menyebutkan benda–benda di sekitar dengan menyebutkan 3 benda dan cukup tepat
dalam membandingkan ke 3 benda dengan sudut siku-siku
|
3
|
|
Siswa kurang tepat
dalam menyebutkan benda–benda di sekitar dengan menyebutkan 2 benda dan
kurang tepat dalam membandingkan ke 2 benda dengan sudut siku-siku
|
2
|
|
Siswa tidak tepat dalam
menyebutkan benda–benda di sekitar dengan menyebutkan 1 benda dan kurang
tepat dalam membandingkan benda dengan sudut siku-siku
|
1
|
Nilai = 
Nilai Akhir = 
Lampiran 3
Materi
Kerajaan Islam
Kerajaan-kerajaan
Islam di Indonesia tersebar ke beberapa pulau, namun yang paling banyak terdapat
di Pulau Jawa, antara lain kerajaan Banten, Mataram, Cirebon. Adapun kerajaan-kerajaan
Islam di luar Pulau Jawa, antara lain Kerajaan
Makasar, Samudera Pasai,
Tidore, dan lain-lain. Berikut disajikan letak beberapa
Kerajaan Islam yang ada
di Indonesia.

Magnet
1.
Asal-usul Kemagnetan
·
Kata magnet berasal dari kata magnesia, yang merupakan nama suatu
daerah di Asia Kecil, dimana ditemukannya batu besi lebih dari 2000 tahun yang
lalu.
·
Bangsa Cina sudah menggunakan petunjuk arah kompas magnetik dalam pelayaran
kira-kira mulai tahun 1200.
2.
Penggunaan Magnet
Thalles adalah orang pertama yang
meneliti tentang batu magnet. Magnet pertama kali digunakan untuk kompas oleh
bangsa Cina. Dalam perkembangannya magnet
sekarang digunakan diberbagai alat dari yang sederhana sampai yang sangat
canggih dan modern
3.
Penggolongan benda
berdasarkan sifat magnetnya.
Berdasarkan sifat magnetnya benda dibagi menjadi 3
macam yaitu
·
Ferromagnetik (benda yang dapat ditarik kuat oleh
magnet)
Contoh: besi, baja, nikel dan
kobalt
·
Parramagnetik (benda yang dapt ditarik magner
dengan lemah)
Contoh: platina dan alumunium
·
Diamagnetik (benda yang tidak dapat ditarik oleh
magnet)
Contoh:seng danbismut
4.
Sifat (ciri) magnet sebagai berikut :
(1) dapat menarik benda logam tertentu.
(2) gaya tarik terbesar berada di kutubnya.
(3) selalu menunjukkan arah utara dan selatan bila digantung bebas.
(4) memiliki dua kutub.
(5) tarik menarik bila tak sejenis.
(6) tolak menolak bila sejenis.
(1) dapat menarik benda logam tertentu.
(2) gaya tarik terbesar berada di kutubnya.
(3) selalu menunjukkan arah utara dan selatan bila digantung bebas.
(4) memiliki dua kutub.
(5) tarik menarik bila tak sejenis.
(6) tolak menolak bila sejenis.
5.
Cara membuat magnet
Untuk membuat magnet dapat
dilakukan dengan menggunakan 3 cara yaitu penggosokan, mengaliri dengan arus,
dan cara induksi.
Sudut
Sudut dibentuk dari dua sinar yang titik pangkalnya berhimpit. Sinar digambarkan
berupa garis lurus yang di ujungnya tanda panah dan di pangkalnya tanda titik.
Pada gambar dapat dilihat bahwa sudut
terdiri dari dua buah kaki sudut, titik sudut dan daerah sudut.
-
Kaki sudut adalah sinar yang
membentuk sudut
-
Titik sudut adalah titik potong
dua sinar
-
Daerah sudut (besar sudut)
adalah daerah yang dibatasi oleh oleh kaki-kaki sudut
Jenis-jenis Sudut
Berdasarkan besarnya, sudut dapat dibedakan
menjadi beberapa jenis.
1.
Sudut
siku-siku, yaitu sudut yang besarnya 90°

2.
Sudut lancip,
yaitu sudut yang besarnya kurang dari 90°

3.
Sudut tumpul,
yaitu sudut yang besarnya lebih dari 90° dan kurang dari 180°

4.
Sudut
pelurus, yaitu sudut yang besarnya 180°
5.
Sudut
refleksi, yaitu sudut yang besarnya lebih dari 180° dan kurang dari 360°.

6.
Sudut satu
putaran penuh yaitu sudut yang besarnya 360°
Langganan:
Postingan (Atom)